Bogor, 19 Oktober 2026 — Anak-anak asuh Panti Asuhan Putra Darushsholihin menikmati hidangan bakso dalam kegiatan berbuka puasa bersama pada Senin (19/10/2026). Hidangan tersebut merupakan pemberian donatur bernama Ibu Dwi Sundjajik, sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang diasuh di lingkungan panti.

Dokumentasi kegiatan memperlihatkan anak-anak menerima semangkuk bakso yang disiapkan untuk mereka. Setelah hidangan dibagikan, anak-anak duduk bersama dan menikmati makanan di lingkungan panti. Kehadiran hidangan dari donatur melengkapi kebersamaan mereka setelah menjalankan ibadah puasa.

Bagi Panti Asuhan Putra Darushsholihin, dukungan berupa makanan memiliki manfaat langsung bagi anak asuh. Melalui pemberian tersebut, kepedulian masyarakat hadir dalam keseharian anak-anak, sekaligus menjadi kesempatan untuk menumbuhkan rasa syukur dan menghargai kebaikan orang lain.

Keutamaan Memberi Makan Orang yang Berpuasa

Memberikan hidangan berbuka merupakan amal yang memiliki keutamaan dalam Islam. Dalam hadis yang diriwayatkan dari Zaid bin Khalid al-Juhani, Rasulullah saw. menjelaskan bahwa orang yang menyediakan makanan berbuka bagi orang berpuasa memperoleh pahala semisal orang tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa. Hadis ini diriwayatkan oleh at-Tirmidzi nomor 807 dan dinyatakan hasan sahih oleh Imam at-Tirmidzi.

Pesan hadis tersebut menjadi dorongan untuk membantu orang lain dalam menjalankan ibadah. Menyediakan makanan berbuka merupakan salah satu cara berpartisipasi dalam kebaikan melalui kebutuhan yang nyata. Semangkuk makanan yang diberikan dengan ikhlas dapat menjadi sebab hadirnya manfaat bagi penerima dan kesempatan beramal bagi pemberinya.

Dalam kegiatan di Panti Darushsholihin, bantuan hidangan bakso menjadi contoh bentuk dukungan yang dapat diberikan masyarakat. Kepedulian bisa diwujudkan melalui makanan siap santap yang dinikmati bersama oleh anak-anak asuh.

Sedekah dan Harapan Akan Keberkahan

Allah Swt. menerangkan keutamaan berinfak dalam QS. Al-Baqarah ayat 261. Harta yang dinafkahkan di jalan Allah diumpamakan seperti benih yang menghasilkan tujuh tangkai, dengan seratus biji pada setiap tangkainya. Ayat tersebut menegaskan bahwa Allah melipatgandakan pahala bagi siapa yang Dia kehendaki.

Perumpamaan ini mengajarkan bahwa manfaat suatu pemberian dapat berkembang melampaui apa yang terlihat pada saat diserahkan. Bagi penerima, bantuan makanan memenuhi kebutuhan dan mempererat kebersamaan. Bagi pemberi, sedekah menjadi ibadah yang diharapkan diterima oleh Allah dengan keikhlasan dan niat yang baik.

Rasulullah saw. juga mengajarkan bahwa sedekah tidak mengurangi harta, sebagaimana diriwayatkan dalam HR. Muslim nomor 2588. Ajaran tersebut menumbuhkan keyakinan untuk berbagi dan mengharapkan keberkahan dari Allah, tanpa menjadikan sedekah sebagai perhitungan keuntungan materi.

Panti Asuhan Putra Darushsholihin menyampaikan terima kasih kepada Dwi Sundjajik atas pemberian hidangan bakso bagi anak-anak asuh. Semoga Allah Swt. menerima sedekah tersebut, memberikan kesehatan, serta melimpahkan keberkahan dalam kehidupan dan rezekinya.

Dukungan para donatur memiliki arti dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak panti. Semoga kebersamaan saat berbuka ini turut menguatkan semangat untuk terus beribadah, bersyukur, dan berbagi kebaikan kepada sesama.